Al Battani Seorang Astronom dan Matematikawan dari Arab

Al Battani Seorang Astronom dan Matematikawan dari Arab

Al Battani Seorang Astronom dan Matematikawan dari Arab

Al-Battani atau Muhammad Ibn Jabir Ibn Sinan Abu Abdullah dikenal sebagai bapak trigonometri. Ia adalah tokoh bangsa Arab dan gubernur Syria. Dia merupakan astronom Muslim terbesar dan ahli matematika ternama. Al-Battani melahirkan trigonometri untuk level lebih tinggi dan orang pertama yang menyusun tabel cotangen.

Al Battani Seorang Astronom dan Matematikawan dari Arab
Al Battani Seorang Astronom dan Matematikawan dari Arab

Persamaan trigonometri yang ditemukan oleh Al Battani:
persamaan trigonometri
persamaan trigonometri

Ia juga memecahkan persamaan sin x = a cos x dan menemukan rumus:

persamaan sin x
persamaan sin x

Dan menggunakan gagasan al-Marwazi tentang tangen dalam mengembangkan persamaan-persamaan untuk menghitung tangen, cotangen dan menyusun tabel perhitungan tangen.

Salah satu prestasi Al-Battani yang paling terkenal di astronomi adalah penyempurnaan dari nilai-nilai yang ada untuk panjang tahun. Ptolemy menghitung panjang tahun matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 55 menit dan 12 detik. Al-Battani menghitung kembali nilai-nilai tahun matahari untuk panjang tahun sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik. Para peneliti telah menganggap perbedaan fenomena karena Al-Battaniberada di lokasi geografis yang lebih dekat dengan lintang selatan, yang mungkin lebih menguntungkan bagi pengamatan tersebut. Ia mampu memperbaiki beberapa hasil Ptolemy dan menyusun tabel baru dari matahari dan Bulan. Al-Battani menemukan kembali bahwa arah Matahari berubah.

Dia juga menguraikan ke tingkat tertentu sejumlah hubungan trigonometri, penggunaan sinus dalam perhitungan, dan sebagian dari garis singgung. Ia menjelaskan ke tingkat tertentu karya seorang astronom India, Aryabhata (476-550 M) dan astronom Yunani Pythagoras (570 SM - 495 SM). Dia juga menghitung kembali nilai-nilai untuk presesi ekuinoks (54,5 "per tahun, atau 1 ° dalam 66 tahun) dan arah miring dari ekliptika (23 ° 35 '), yang merupakan penjabaran dari Hipparchus. Dia menggunakan tingkat yang seragam untuk presesi dalam tabel nya. Karya Al-Battani yang dianggap berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan astronomi ke tingkat tertentu.

Sebagai seorang astronom, wajar kiranya bila ia tertarik dengan bulan sebagai salah satu anggota tata surya. Berhubungan dengan satelit bumi ini, Al Battani membentuk suatu teori yang bermanfaat untuk menentukan kondisi bulan pada saat bulan baru (new moon). Teori ini merupakan teori yang terbilang baru pada masa itu. Tidak ketinggalan juga, ia melakukan penelitian terhadap suatu fenomena alam yang menarik yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan. Penelitian yang berhasil memuaskan ini kemudian menjadi landasan berpikir Dunthorne, ilmuwan Eropa, pada tahun 1749 untuk menentukan percepatan sekular dari gerak bulan. Tidak hanya hebat sebagai astronom eksperimen, Al Battani juga mampu menjadi astronom teoritik yang handal.

Telah banyak buku-buku astronomi yang sukses ditulisnya. Buku pertamanya berjudul “Kitab Al Zij” merupakan buku tentang astronomi yang sudah umum menjadi panduan utama bagi para astronom dunia, termasuk astronom Eropa ketika itu.

Buku lain milik Al Battani pun selanjutnya diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, terutama bahasa Latin pada abad ke-12 dengan judul “De Scienta Stellerum”. Pada tahun 1537, buku tersebut diterbitkan di Nuremberg dan diterjemahkan oleh Melanchthon. Kemudian buku tersebut kembali dicetak ulang pada tahun 1645 di Bologna. Memang buku ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan astronomi di wilayah Eropa pada abad pertengahan atau pun masa pencerahan.

Al Battani meninggal pada tahun 929 M di kota Qasr al-Jiss, Irak. Kehebatan ilmu astronomi yang dimiliki oleh Al Battani menjadi panduan utama bagi penelitian selanjutnya yang dilakukan oleh ilmuwan Eropa seperti Tycho Brahe, Kepller, Copernicus, dan Galileo. Bahkan dalam bukunya yang berjudul “De Revolutionibus Orbum Clestium”, Copernicus menyatakan bahwa ia sangat berhutang ilmu kepada Al Battani.

Dikumpulkan dari berbagai sumber dan wikipedi.org

"Hendaknya kesibukan kita lebih berfokus pada penyempurnaan penunaian kewajiban-kewajiban kita kepada Tuhan, sebab Dia, Tuhan yang sekaligus Pemberi Rejeki pasti akan membalas penunaian kewajiban tersebut dengan anugrah-Nya yang akan mencukupi kebutuhan kita." my fav words!

DONASI VIA FASAPAY



Share this:

Share this with short URL: Get Short URL loading short url

You Might Also Like:

Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Disukai

0 Comment

Add Comment

Suka dengan postingan ini? Silahkan share postingan ini dengan cara klik Tombol SHARE THIS di atas, Terimakasih.


image
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS] - lihat di sini

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Like Anton Cabon? Keep us running by whitelisting Antoncabon in your ad blocker.

This is how to whitelisting Antoncabon in your ad blocker.

Thank you!

×
×
×