Wednesday, August 28, 2019

Penanaman Kelapa Sawit di Daerah Datar (Sistem Pancang Tanam)

Untuk mendapatkan lokasi dan deretan tanaman yang teratur dan rapih terlebih dahulu mesti diadakan pemancangan. Pemancangan di area yang rata maka akan didapat jarak antara baris akan sesuai dengan jarak sebenarnya. sedangkan untuk daerah berbukit dan kontur arah kontur mengikuti kontur yang ada dan jarak antara garis adalah proyeksi jarak antara garis.
Penanaman Kelapa Sawit di Daerah Datar (Sistem Pancang Tanam)

Mempersiapkan pemancangan

  • Pemancangan dilakukan setelah penyelesaian pembukaan lahan atau land clearing.
  • Norma untuk kebutuhan energi: 6 HK / ha.
  • Arah garis arah adalah Utara-Selatan.
  • Pemancangan dilakukan sesuai dengan jarak (sistem segitiga sama sisi). Jarak antara barisan tanaman dan jumlah populasi per ha.

Lebih rinci dalam tabel berikut tentang Menentukan Jarak dan Kerapatan Penanaman Kelapa Sawit:


Jarak Tanam (m) Jarak Antar Barisan (m) Jumplah Pohon/Ha Keterangan
9,0 7,80 143 Pelepah Pendek
9,4 8,14 130 Batang Besar, Pelepah Panjang
9,5 8,22 128 Batang Besar, Pelepah Panjang
  • Jarak antar barisan = 0,86 x jarak tanam.

Cara Memancang pada Areal Datar

  • Dimulai dari luasan 1 ha terlebih dahulu ( pancang hektaran ) ukuran 100 x 100 m. Contoh : Jarak tanam 9,0 segitiga samasisi ( 9 x 7,80 m )
  • Tentukan titik awal A berjarak 1.95 M (1/4 X7.80 M ) dan 2.25 m (1/4 x9.0 m ) dari pinggir areal dengan pancang kepala. Titik A sebagai awal pancang hidup.
  • Kawat I ; direntangkan U – S secara lurus dari titik A. Pada tiap titik 9 m ditancapkan pancang kepala. Perentangan dibantu dengan kompas.
  • Kawat II ; direntangkan arah Barat – Timur. Pada tiap jarak antar baris 7,8 m ditancapkan pancang kepala No ganjil pancang hidup, no genap pancangan mati.
  • Kemudian kawat I digeser sejauh 7,8 m sejajar dengan barisan ke arah Barat / Timur . Tancapkan pancang pada 4,5 ( pancang mati ) dari B 1 kemudian tiap 9 meter.
  • Kawat I digeser lagi pada posisi B2 pada tanda pancangan hidup 9 meter. Buat seterusnya sampai 10 barisan.
  • Pada saat menanamkan pancang harus selalu dilihat lurus kesemua jurusan ( mata lima).
  • Bila pemancangan pada areal 1 ha ini sudah selesai maka dapat dilanjutkan untuk memancang seluruh areal

Pancang Tanam Kelapa Sawit Pada Area Datar
Pancang Tanam Kelapa Sawit Pada Area Datar

Pancang Tanam Kelapa Sawit Pada Area Datar
Pancang Tanam Kelapa Sawit Pada Area Datar

1 Tim Pemancang  terdiri dari atas 5 orang :

  • Peneropong 1 orang
  • Penarik tali 2 orang
  • Pemancang 1 orang
  • Pembawa pancang 1 orang

Peralatan Pancang

Sebelum dimulai pemancangan terlebih dahulu harus mempersiapkan alat-alat pancang :
  • Kompas atau theodolite untuk menentukan arah
  • Ajir/bambu/kayu panjang 2 meter, 4 pancang/Ha
  • Anak pancang ukuran 1- 1,5 meter dan diikat plastik putih
  • Kawat Sling 100 m yang telah diberi tanda jarak tanam dan jarak antar barisan

Demikianlah Artikel mengenai Penanaman Kelapa Sawit di Daerah Datar (Sistem Pancang Tanam) , semoga ada manfaatnya ya, dan saya sangat senang jika sobat dapat berkomentar atau memberi masukan mengenai artikel  diatas.

Jika ada sobat Blogger yang ingin berdiskusi seputar Postingan ini atau Postingan tentang Dunia Kebun Sawit, silahkan tinggalkan komentar sobat di kolom komentar blog ini. saya akan sangat senang meresponnya, terimakasih salam Antoncabon.

"Hendaknya kesibukan kita lebih berfokus pada penyempurnaan penunaian kewajiban-kewajiban kita kepada Tuhan, sebab Dia, Tuhan yang sekaligus Pemberi Rejeki pasti akan membalas penunaian kewajiban tersebut dengan anugrah-Nya yang akan mencukupi kebutuhan kita." my fav words!

Original Artikelthe planter

Related Posts

Loading...

0 komentar

TOP